20 Anak Putus Sekolah Ikuti Uji Kompetensi

  • 28 Desember 2013
  • /
  • Views : 228
  • /
  • By : Administrator
  • 20 Anak Putus Sekolah Ikuti Uji Kompetensi

    Arsip. 

    PADANG – Dua puluh anak putus sekolah yang melaksanakan pelatihan komputer design grafis pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Suka Maju Sejahtera, Rabu (25/12) melaksanakan uji kompetensi di TUK-TIK (Tem pat Uji Kompetensi-Teknologi Informasi dan Kominikasi) Pusat Pendidikan Komputer Widyaloka, Jalan Ir. Soekarno No.162 VI Suku Kota Solok.

    Menurut Pimpinan Pusat Pendidikan Komputer Widya loka Kota Solok Zulfebri, SE kepada Singgalang, anak putus sekolah yang melaksanakan pelatihan pada lembaga pendidikan luar sekolah saat ini mendapat perhatian khusus dari Kemeterian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.

    ‘’Nantinya, mereka akan diberikan ijazah berstandar nasional yaitu sertifikat Kompetensi,’’ ujarnya.

    Sertifikat kompetensi itu dikeluarkan oleh LSK-TIK (Lembaga Sertifikasi Kompetensi Teknologi Informasi dan Komunikasi). Ijazah itu sangat diperlukan bagi mereka untuk melamar pada suatu instansi atau lembaga-lembaga usaha yang ada saat ini. ‘’Ijazah itu merupakan salah satu persayaratan utama yang mesti dipenuhi oleh pencari kerja dalam memasuki dunia kerja,’’ ujar Zulfebri lagi.

    Menurut Zulfebri, pada uji kompetensi ini, ia berharap anak-anak binaan PKBM SMS bisa lulus dengan nilai terbaik seluruhnya. Karena, dengan telah mengantongi ijazah yang dikeluarkan LSK-TIK ini akan menjadikan mereka mampu untuk bersaing dalam mencari pekerjaan dikemudian hari, apalagi tahun 2015 nanti memasuki AFTA yang akan memperketat persaingan dalam pencarian lapangan kerja.

    Sementara itu Linda Purnawati, S.Pd, Ketua PKBM Suka Maju Sejahtera mengatakan, pelatihan life skill ini merupakan Kerjasama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Suka Maju Sejahtera bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan JakartaDirjen Kursus dan Pelatihan serta PAUDNI Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat.

    Tujuan pelatihan, selain menambah ilmu bagi mereka yang mengikuti pelatihan, juga mempersiapkan mereka menjadi tenaga disign grafis yang handal dan mampu bersaing di dunia percetakan.S

    eperti diketahui juga, saat ini keahlian dibidang design grafis sangat dibutuhkan sekali. Jika dilihat dengan mata terbuka, kota Padang saat ini menjadi sentra percetakan di Sumatera Barat.

    ‘’Namun semua ini kita pulangkan lagi kepada mereka. Karena yang akan mengubah masa depan mereka itu hanya mereka masing-masing. Pada hakekatnya, remaja merupakan ujung tombak dan masa depan suatu negara. Untuk itu, manfaatkanlah segala potensi yang ada pada diri kita sebagai seorang yang diharapkan oleh negara ini,’’ harap Linda lagi. (409)

     

    Oleh : Wircop

    Sumber, Singgalang, 27 Des 2013