Kekompakan dan Kebersamaan Antar Warga Purus, Gebyar HUT RI ke-73 Dilakukan Terpusat di Kelurahan

  • 14 Agustus 2018
  • /
  • Views : 22
  • /
  • By : Administrator
  • Kekompakan dan Kebersamaan Antar Warga Purus, Gebyar HUT RI ke-73 Dilakukan Terpusat di Kelurahan

    Perdana dalam peringatan Gebyar Dirgahayu Republik Indonesia di kelurahan Purus. Tidak seperti biasanya, di mana setiap tahun peringatan 17an dirayakan tiap RW dan RT setempat. Namun kali ini, peringatan puncak acara diadakan terpusat pada satu kegiatan kelurahan.

    “Ini tentu kerja berat kita bersama. Bagaimana kontinuitas menumbuhkembangkan kekompakan dan kebersamaan antar warga di kelurahan Purus. Salahsatunya dengan menggabungkan puncak acara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke73 kali ini,” sebut Lurah Purus Fajri Rahmad Ersya SSTP, saat rapat panitia peringatan HUT RI ke-73 Kel. Purus di ruangan rapat kantor lurah, Senin (13/08) siang.

    Rapat turut dihadiri Ketua LPM Drs Yeswer MPd, ketua RW dan RT se kelurahan Purus, Karang Taruna Lembayung, serta tokoh masyarakat dan pemuda.

    Dengan semangat kekompakan ini, lanjut Fajri, maka motto ‘Purus Bersama Bisa’ dapat kita ujudkan dalam segala bentuk pembangunan kemasyarakatan yang ingin dicapai. “Satu persatu persoalan warga kita selesaikan berkesinambungan dan terarah. Baik terkait pembangunan fisik maupun nonfisik seperti pengerukan bandar prokasih, pengelolaan danau buatan Cimpago, pembinaan dan pelatihan kelompok usaha kecil atau pun berbagai sosialisasi program pemerintah,” tutur Fajri.


    Kebersamaan Lurah Fajri Rahmad Ersya, Ketua LPM Yeswer, Bhabinkantibmas Ridwan dan Babinsa Asriyal di Kelurahan Purus, seusai pembentukan Panitia Peringatan HUT RI ke 73 di tingkat kelurahan.
    Yeswer yang juga Ketua Panitia Pelaksana mengungkapkan, peringatan HUT kelurahan ini semaksimal mungkin, mengakomodir rangkaian kegiatan yang akan dilakukan pada masing-masing tingkat RW. “Pelbagai kegiatan perlombaan sebagai ciri khas peringatan HUT RI, maka masing-masing RW dapat melakukannya di wilayah setempat. Sementara untuk pembagian hadiah juara ataupun penampilan pagelaran kesenian warga masing-masing RW, kita pusatkan di panggung budaya Medan nan Bapaneh Pantai Cimpago, Purus, Padang Barat,” beber Yeswer.

    “Keterbatasan waktu dan luasnya cakupan wilayah ditambah lagi perdana dilakukan, maka peringatan puncak acara HUT RI tahun ini tidak memungkinkan dilakukan bulan Agustus. Beberapa pertimbangan, akhirnya panitia pelaksana menetapkan digelar pada 1 September nanti,” sebut Yeswer.

    Humas Karang Taruna Lembayung Yos menuturkan, jika puncak peringatan acara ditetapkan ditutup pada pukul 00.00 WIB, maka besar kemungkinan acara dibuka dari sore atau bahkan siang hari. “Kita di Karang Taruna yang telah diamanahkan sebagai Seksi Acara, telah menyusun beberapa rundown acara. Secepatnya kita berkoordinasi dengan para ketua RW, terkait pagelaran kesenian warganya dan penyerahan hadiah untuk aneka lomba di wilayah setempat. Hal ini penting mengingat efisiensi pemanfaatan waktu yang terbatas,” kata Yos.

     

    Sumber : http://mediasumbar.id