Melihat Perjuangan PKBM Suka Maju Sejahtera, Kota Padang

  • 01 April 2017
  • /
  • Views : 506
  • /
  • By : Administrator
  • Melihat Perjuangan PKBM Suka Maju Sejahtera, Kota Padang

    Tersentuh melihat banyaknya anak putus sekolah, Masril Hamid bersama beberapa temannya tergerak untuk mendirikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang diberi nama PKBM Suka Maju Sejahtera. Ternyata, banyak anak yang belajar di PKBM ini bisa berhasil. Ada yang menjadi pramugari, anggota TNI dan anggota Polri. 

    Awal cerita pada tahun 2004, Masril, panggilan akrab Masril Hamid, sedih melihat kondisi anak- anak di tempat dia tinggal di Tunggulhitam, banyak anak yang putus sekolah dan pengganguran. Hal itu disebabkan kondisi ekonomi orang tua mereka yang tidak mendukung. 

    Melihat kondisi seperti itu, Masril beserta istrinya mendirikan taman bacaan dengan membeli beberapa buku bekas dan buku sekolah yang dipajang di depan rumahnya.

    Ternyata sambutan anak-anak di dekat rumahnya sangat bagus. Tertarik melihat berbagai majalah, dan buku- buku pelajaran yang dipajang berjejer di depan rumahnya, banyak anak-anak dan remaja yang datang berkunjung. Hal itu pun membuat Masril jadi lebih semangat. 

    “Anak-anak yang tadinya keluyuran tak tahu arah bisa mengisi waktunya dengan belajar dan membaca buku di taman bacaan yang kami dirikan tersebut. 
    Hal itu pula membuat munculnya ide mendirikan sekolah bagi keluarga kurang mampu dan buta aksara,” ujar Masril ketika berbincang dengan Padang Ekspres, Rabu (29/3). 

    Sayangnya, gempa 30 September 2009 membuat rumah dan taman bacaan yang didirikannya hancur. Namun, Masril tidak mau impiannya membantu anak putus sekolah ikut runtuh bersama runtuhnya rumah dan taman bacaan tersebut. Masril beserta keluarga pindah ke jalan Situjuh, Jati, Padang Timur.

    Dia kembali berjuang mewujudkan mimpi membantu anak-anak putus sekolah dan pengangguran. Kali ini dia membangun taman bacaan dan PKBM Suka Maju Sejahtera di Jalan Purus, Padang Barat. Awal bergerak, dia meminjam tanah milik Balai Sungai Wilayah V Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).  

    Masril dan beberapa rekannya yang memiliki keinginan yang sama merangkul siapa saja yang ingin mendapatkan pendidikan sekolah gratis dari paket A, paket B, dan paket C. Selain itu, dia juga membuka jasa peminjaman buku pelajaran sekolah dan buku umum, dengan menjalin kerja sama bersama Dinas Pendidikan untuk menjadikan PKBM tersebut resmi dan diakui keberadaannya.

    Untuk siswa yang ingin mengenyam pendidikan di PKBM Suka Maju Sejahtera, tidak dipungut biaya. Pesertanya boleh dari mana saja, yang penting masih berasal dari Sumbar.  “Ada yang dari Lubukbuaya, Jati, Gunungpangilun, Indarung. Bahkan ada yang dari Payakumbuh dan daerah lainnya. Usianya juga tidak kami batasi,” paparnya.

    Ketika Padang Ekspres berkunjung ke PKBM Suka Maju Sejahtera yang lokasinya tak jauh dari Pantai Padang itu, terlihat dua lemari kayu yang memajang buku pelajaran untuk sekolah SD, SMP dan SMA tersusun rapi dan buku umum. Di tengah ruangan terdapat sejumlah kursi dan meja yang digunakan siswa untuk belajar.

    Di sisi lain, terdapat meja guru dan di sampingnya ada papan tulis yang telah bertuliskan coretan guru mengajar. Ruangan sekolah ini sangat sederhana tapi mempunyai nilai pendidikan yang sangat membantu pengetahuan sejumlah siswa.

    Di PKBM Suka Maju Sejahtera seluruh siswa diajarkan untuk bisa menghasilkan berbagai karya seni yang bernilai ekonomis. Misalnya, asbak rokok dari tanah liat yang dibentuk berbagai karakter sesuai dengan yang diinginkannya. Ada juga kerajinan seni berupa tas dari plastik bekas, dan gantungan kunci dari sedotan bekas. Berbagai karya seni yang telah dibuat para siswa ditampilkan di berbagai pameran seni, di antaranya pada pameran di Pantai Air Manis tahun 2012. 

    Salah seorang peserta belajar di PKBM Suka Maju Sejahtera, Muhammad Rahul Syukran, 16 mengungkapkan, dia memilih melanjutkan paket B di PKBM Suka Maju Sejahtera karena merasa saat belajar dia benar-benar dirangkul. Dulunya Rahul pernah mengecam pendidikan di salah satu SMP Negeri di Padang. Dia terpaksa berhenti karena terlibat kenakalan remaja. Belakangan dia menyadari bahwa pendidikan itu sangat penting. 

    Rahul kemudian diajak orangtuanya jadi peserta belajar di PKBM Maju Sejahtera. Di sana Rahul mendapatkan kenyamanan dalam belajar. Selain diajarkan pengetahuan dari berbagai mata pelajaran, dia juga diajarkan menghasilkan karya seni yang ekonomis bisa menghasilkan uang jajan.

    Berbagai prestasi pun telah diraih oleh siswa PKBM Suka Maju Sejahtera. Di antaranya, pernah mewakili Kota Padang untuk paket A lomba keterampilan tingkat Sumbar. Pada lomba menggambar, prakarya, dan akademik PKBM ini berhasil meraih  juara umum. Selain itu, untuk puisi mereka berhasil meraih juara 1 tingkat Sumatera Barat.

    Sekarang, lulusan dari PKBM Suka Maju Sejahtera juga banyak yang telah bekerja di lembaga pemerintahan seperti kepolisian, TNI, karyawan kantor pos, bahkan  anggota DPR RI. “Ada juga yang bekerja sebagai pramugari,” ujarnya. (*)